Dan ketika ku mengenal cinta itu lagi
setitik senyum sempat hadir iringi tangisku tuk sejenak
cahaya yang sempat redup dan hampir musnah
seakan terang benderang
hingga selimuti asap-asap nan tebal tak terhalang
torehan masa lalu itu musnah
terbakar naluri sang cinta
ukiran perih yang menyayat tlah sepenuhnya musnah
berganti senyuman manis yang mungil
iringi setiap detik nafas yang ku hembus
semilir angin turut tersenyum, sinis
namun kubahagia
_"Bahagiaku"_
setitik senyum sempat hadir iringi tangisku tuk sejenak
cahaya yang sempat redup dan hampir musnah
seakan terang benderang
hingga selimuti asap-asap nan tebal tak terhalang
torehan masa lalu itu musnah
terbakar naluri sang cinta
ukiran perih yang menyayat tlah sepenuhnya musnah
berganti senyuman manis yang mungil
iringi setiap detik nafas yang ku hembus
semilir angin turut tersenyum, sinis
namun kubahagia
_"Bahagiaku"_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kesempurnaan hanya milik Allah SWT silahkan kasih masukan :)